bergelung sepi
aku tak pernah membayangkan suatu ketika saat aku berusia tiga puluh dua tahun, dengan penuh kesadaran ternyata aku merasa begitu sepi. keceriaan dan tawa yang aku persembahkan pada orang-orang di sekelilingku hanya sebuah presentasi palsu untuk menutupi kerapuhan, aku terlihat kuat, bahagia dan sempurna.
akan hadirkah mereka di jagat berikutnya? selalu tanyaku setiap kali hati mengerat rindu ingin bertemu orang-orang yang kucintai. berulang kali memendam harap yang tak mau pergi, mengelebatkan slide kehidupan bahagiaku ketika mereka semua masih berada di sekelilingku.
pada suatu masa saat aku terpuruk dalam kehilangan yang sangat dalam, sepasang tangan menangkapku dalam pelukannya, menyodorkan kedua bahu dan hatinya untuk tempat aku berteduh. aku merasakan kehangatan, kasih sayang dan cinta yang begitu besar menjadi lentera dalam kegelapan jalanku.
mengenal dan merasa dekat dengannya menjadi semacam rutinitas yang membuat aku bersinar lagi.
namun, semua itu hanya sebentar..
karena ia kembali meninggalkanku
merasakan kehilangan yang tak henti bertubi-tubi
seperti sebuah kebiasaan
seperti bintang yang ingin selalu bercahaya
seperti bumi yang ingin selalu berputar dengan setia
seperti itulah aku





May 25th, 2009 at 11:21
pertamaaaxxxx dulu aaahh
ambiiiiil
[Reply]
May 25th, 2009 at 11:23
kesepian dalam jiwa yang riuh…. nikamtanya kesendirian bagai awan yang berlari sendiri tetap jauh mengapai bintang dan langit yang luas, tidak bisa menutupi semuanya…. bagai karang besar diterjang ombak…. biarkan sepi asal jiwa penuh riang dan ceria serta riuh disetiap detaknya
tak guna riuh bila sepi di hati
[Reply]
May 25th, 2009 at 11:40
nice post, keep posting
[Reply]
May 25th, 2009 at 11:57
setuju ama joel
biar sepi mendera, asal disekeliling kita banyak orang yg menyayangi, akan jd ceria dan riang di dalam jiwa kita
semanga trus jul
kata sapa put?
hihihi
[Reply]
May 25th, 2009 at 12:05
Itu Namanya Waham, Jeng…
Bersikap ramai dan ceria, padahal dibalik itu sedih dan sepi….
bahasa apa pulak itu pak?
[Reply]
May 25th, 2009 at 12:32
kunjungan balik
Ambil a ward-nya ya di blog aq
scriptnya ada di bawah, sidebar sebelah kiri. SALAM ACTION !!!
TETAP SEMANGAT DALAM BERKARYA
[Reply]
May 25th, 2009 at 13:15
tetaplah bercahaya seperti bintang
dan berputar setia seperti bumi
kak
[Reply]
May 25th, 2009 at 13:26
Kita butuh rasa sunyi itu untuk sesaat sist, untuk merenung juga menelaah semua agar berjalan lebih baik
[Reply]
May 25th, 2009 at 13:28
pada sepi, kita bisa merasakan yang sebenarnya.
pada harap, kita bisa kembali bercahaya
pada ramai, kita bisa menelaah kisah
pada lengang, kita bisa resapi akhirnya
[Reply]
May 25th, 2009 at 13:45
koq kow kesepian sih kak ??
bukankah tiap malam aku selalu menemanimu ?
[Reply]
May 25th, 2009 at 13:56
tiga puluh dua tahun.. sama dong, sist.. dah tuwak ye..hehehe..
kala sepi.. hampa.. sedih.. bahkan bahagia.. semua ada waktunya..
nikmati dan jalani dengan senang hati..
[Reply]
May 25th, 2009 at 14:24
percaya dek kak … **** berasa jadi adeknya julie hihihih…
dia pasti kembali …..
[Reply]
May 25th, 2009 at 14:48
[...] dari posting sebelumnya, yang tokoh utamanya adalah para blogger: mou, luv, julie dan (ehm) [...]
May 25th, 2009 at 15:16
[...] dari posting sebelumnya, yang tokoh utamanya adalah para blogger: mou, luv, julie dan (ehm) [...]
May 25th, 2009 at 15:22
seperti itulah kamu
kesepian tak akan pernah menderamu
karena ramaimu lebih nyata dibanding sunyimu
(lebay bgt ya.. huaaaaaaaaa,… melllowwwww hiksss)
[Reply]
May 25th, 2009 at 15:25
tau ah
hati gue berantakan.. cut into pieces… (duhhh kok jd curhat yah)
[Reply]
May 25th, 2009 at 15:39
salam kenal,
[Reply]
May 25th, 2009 at 15:46
harapan seorang wanita akan selalu di dengar dan di perhatikan oleh tuhan
[Reply]
May 25th, 2009 at 19:33
jiwa ku kosong..gak tau mau bilang apa..
[Reply]
May 25th, 2009 at 20:34
selamat malam
datang nak mengenalkan diri
[Reply]
May 25th, 2009 at 21:13
ermmmmm……bingung mo komen apa???
pisss aza dech
[Reply]
May 25th, 2009 at 22:47
sepi itu indah
sepi itu menyenangkan
sepi itu menguatkan
[Reply]
May 25th, 2009 at 23:27
Berarti
Kau sungguh spesial
Sobat
[Reply]
May 26th, 2009 at 07:31
dengan merasakan hampanya kesendirian dalam sepi, kita kan makin bersyukur dan menghargai arti kebersamaan…
salam kenal..
[Reply]
May 26th, 2009 at 09:21
walaupun kita single tapi harus tetap happy dong ok kak julie.kan masih banyak sahabat2 diluar sana yang sangat menyayangi kita.
[Reply]
May 26th, 2009 at 09:42
terkadang sepi itu menyenangkan
[Reply]
May 26th, 2009 at 10:07
sepi … … dalam kesepian datang inspirasi untuk membuat puisi
heeeeeeeeeeeeee
[Reply]
May 26th, 2009 at 16:28
.. uhh sepi. ringsik. kerinduan ini sungguh mengusik.
[Reply]
May 26th, 2009 at 17:57
Aku suka Kalimat awal di paragraf terakhir…
[Reply]
May 28th, 2009 at 16:51
Sepi bukan berarti tidak bahagia, kadang di kala sepi angan bebas melayang pada sesuatu yang tidak mungkin kita lakukan dalam kenyataan…
Salam!
[Reply]
May 29th, 2009 at 13:30
Siklus kehidupan
ada yg datang ada yang pergi
ada keramaian ada kesepian
terserah hati ini bagaimana memaknainya…
jgn bergelung sepi.. bergelung berlian aja sista
[Reply]
June 5th, 2009 at 02:47
Hi, cool post. I have been wondering about this topic,so thanks for writing.
[Reply]