sebab aku perempuan
malam ini kembali kugulung dengan selimut sepi. setelah dengan penuh rasa mengecap butiran peluh yang menetes hangat ke dalam pori-poriku. sejam yang lalu.
tubuh kekarmu yang coklat keemasan selalu terlihat mengkilat di mataku, menggigilkan aku dalam kemasan gairah yang dahaga tak terpuaskan. ingin selalu merengkuh indah cintamu dalam tubuhku.
namun tak pernah lama kulebihkan rebahan di dadamu yang bidang, karena dengan sekedip mata kau berlalu meninggalkanku.
menuju peluk hangat perempuan yang memilikimu.
untuk seorang sahabat

