Sepenggal Kisah Sesiap Makan Malam

Terima kasih kepada Julie yang telah memberi kehormatan kepada saya untuk posting tulisan ke mari. Kehormatan ini datangnya tak terencana. Mula-mula saya kepingin bincang-bincang dengan dia lewat telepon sambil menghabiskan secangkir kopi sesiap makan di warung langganan. Tombol pada ponsel terpencet. Ketika nada lagi sambung berbunyi.. tuiiit.. tuiiit.. mendadak saya teringat sesuatu yang bikin jantung berdegup rada kencang. Saya baru teringat kalau yang pegang ponsel di seberang sana seorang perempuan yang mengaku dirinya sebagai racun dunia. Saya lupa bawa masker pengaman!

Beberapa saat kemudian, bunyi tuit-tuit terganti suara orang: ‘cieaaaloeooo’. Terus terang, saya tak sanggup menemukan komposisi huruf yang tepat kalau mau mengulang suara itu secara persis. Bayangkan saja seperti bunyi.. keresek.. keresek.. keresek.. radio jaman Belanda tapi intonasinya tersusun sedemikian rupa hingga kuping lambat laun menangkap sinyal berbunyi: ‘halo’. Belakangan ketahuan kalau dia kondisinya lagi kurang sehat. Pantas suaranya terdengar seperti itu.

Selanjutnya perbincangan mengelinding ke sana ke mari. Tak etis rasanya kalau menguraikan isi perbincangan secara rinci namun yang jelas melibatkan dua orang berlawanan jenis yang umurnya sudah mencapai tujuh belas tahun ke atas sejak jaman Orde Baru dulu. Di sela-sela perbincangan itulah Julie meminta saya untuk posting sesuatu ke mari.

Kalau dilihat sekilas, kondisi kedua belah pihak memang tak cukup layak untuk mengakomodasi arus komunikasi bolak balik. Pihak pertama jantungnya gonjang-ganjing sedangkan pihak kedua lemah terkapar lunglai. Namun jangan lupa kata pepatah: tak ada yang tak mungkin kalau ada kemauan. Kalau ada kemauan maka tekad jadi bundar lalu ujung-ujungnya keyakinan pun menguat tegar. Dalam kondisi seperti itu, jangankan permasalahan sepele misalnya hidung lagi beringus atau pulsa prabayar menipis bokek, bahkan pegunungan pun akan mampus berkeping-keping.

Keyakinan adalah senjata terampuh untuk menghadapi berbagai permasalahan yang melintang sepanjang jalan arah tujuan. Seperti air yang yakin akan keberadaan laut, maka di mana saja ia menetes pada akhirnya sampai juga pulang ke laut. Bahkan kalau ada yang mau bersusah payah menelusuri tetesan iler pada bantal, saya berani taruhan ia akan sampai ke laut pula. Berbagai rintangan yang menghadang tetesan iler dalam perjalanannya menuju laut bukannya bikin iler putus asa lalu memusnahkan diri, malah merubah wujudnya jadi air jernih tak bau apek lagi.

Mohon dicatat bahwa itu hanya contoh saja, bukan anjuran untuk mengilerkan bantal secara massal. Don’t try this at home!

Cangkir kopi tandas. Puntung rokok berserak di sekitar tempat saya duduk. Lembar kuping pun sedari tadi nyaris masak kepanasan. Akhirnya saya putuskan untuk minta permisi kepada si Julie sang racun dunia. Saya tinggal pulang dia dalam keadaan masih lemah terkapar lunglai. Bukannya tega tapi apa daya tangan tak sampai.

Sampai jumpa di fesbuk!


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
Share and Enjoy:
  • Facebook
  • Google
  • LinkedIn
  • Tumblr
  • TwitThis

47 Responses to “Sepenggal Kisah Sesiap Makan Malam”

  1. okmju7nhycvb Says:

    salam kenal deh… hehehe

    btw, pa kabar nih ibu julie?

    [Reply]

  2. alamendah Says:

    (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    artikel tamu, ya?. Baca dulu, ah.

    [Reply]

  3. uni Says:

    kak julie gi sakit ya? moga lekas sembuh kak ^_^, wah tamunya kak julie ga memperkenalkan diri, hehe

    [Reply]

  4. julie Says:

    thanks sam
    you are great!!

    [Reply]

  5. Dunia Anjari » Blog Archive » 10 alasan tidak ngeblog Says:

    [...] Haryanto menuliskan komentar pada note facebook saya, “10 alasan tidak ngeblog”. dan Julie berkomentar “10 alasan nutup blog”. inilah yang menjadi inspirasi saya. tentu tidak [...]

  6. dr_naziel Says:

    Julie si racun dunia ….
    Julie si raja hutan… :)

    [Reply]

  7. thopo Says:

    racun khan bisa dibuat jadi serum ha ha

    [Reply]

  8. MT Says:

    andai blogdetik menyediakan arrastheme mungkin lebih cocok buat blognya julie ini :)

    [Reply]

  9. guskar Says:

    yakin..yakin…yakin… bisaaa!!!… (sambil menghentakkan kaki di bumi 3X).. inilah mantra terampuh untuk menaklukkan dunia… :)

    [Reply]

  10. online Says:

    Racun,,,,,,,,changcuters banget dech

    [Reply]

  11. veeyta03 Says:

    Racun? kok jadi pembahasan….

    Salam.. salam….

    Maaf lahir bathin ya jenk julie…. miss u….

    [Reply]

  12. yangputri Says:

    mampir dulu julie lama gk bw ne

    [Reply]

  13. yangputri Says:

    lagi bahas cewek itu racun dunia ya ??

    [Reply]

  14. bakulrujak Says:

    ada nggak racun rasa jeruk nipis ?
    :D

    [Reply]

  15. mputantular Says:

    gak ngerti kenapa mbak julie disebut (atau menyebut diri?) sebagai racun dunia…

    tapi ide soal postingan tamu itu bagus… ;)

    [Reply]

  16. Yessi Says:

    jantungnya gonjang-ganjing kenapa?;)

    [Reply]

  17. zfly Says:

    Oooowww… yang mosting si codet ya Jul ? hehe… nada tulisannya beda. Beda nasib :D

    [Reply]

  18. idana Says:

    kalo aku mintanya racun rasa strawberri :D

    [Reply]

  19. ZonS Says:

    blog ini beracun kah?
    kaboooorrrrr…. :mrgreen:

    .

    [Reply]

  20. SanG BaYAnG Says:

    Bukanya tangan tak sampai tapi tega meninggalkan racun dunia kale.. =))

    [Reply]

  21. bri Says:

    __salampagiii..salam sayangsahabat bri…gimanakabarnya??sehatkah?__
    ___SEMANGAT duluu aah..SEMANGAT CIIAT___

    __kajulie makasih iaa buatundanganya ketoko kajulie__

    ___akoebri masih belajar nii ka,,,tp sekali lagi TERIMAKASIH___

    _ada FB juga..add akoe ia..may.tite@yahoo.com..SEMANGAAT LAGI..CIIAT_

    [Reply]

  22. bri Says:

    __isi ceritanya bri suka..bri harus aktifitas lagi…semoga sehat selalu iaa^^__

    [Reply]

  23. matanaga Says:

    racun dunia…
    nyari penawarnya dimana coba
    kalo boleh gue dijuluki ‘bom waktu’ dong bang codet, hehehee..

    [Reply]

  24. aribicara Says:

    Enaknya jadi K’Julie, sekrg sudah banyakl Asisten yg bisa mewakili utk menuliskan di Blog :)

    [Reply]

  25. Bang Aswi Says:

    Mantap euy bahasanya: … bahkan pegunungan pun akan mampus berkeping-keping!
    Luar binasa, bahkan tuts keyboard saya pun berantakan saat akan menulis kesan ini. Hehehehe….

    [Reply]

  26. ruanghati Says:

    semoga cepet sembuh kau kak, biar orang yang gedubrakan jantungnya itu bisa telp lagi xixixxixixi …

    :-)

    [Reply]

  27. melly Says:

    ehem..ehem
    semoga cepet sembuh yah kak

    [Reply]

  28. oeban Says:

    he he … racun dunia ketemu sama madu langit. omong-omong soal cangkir kopi tandas, jadi pengen ngopi deh. Ngopi dulu aahh …

    [Reply]

  29. Khoirul Huda Says:

    ini ceritanya yang nulis bukan mbak julie toh,…. soalnya aku rada rada g mudeng, ( hayyyah mmg aku aja yg tell me ):D

    [Reply]

  30. matanaga Says:

    julieee

    [Reply]

  31. kelikyogya Says:

    Semoga lekas sembuh.
    Minal aidhin wal faidhin

    [Reply]

  32. Erfano Nalakiano Says:

    Jadi inget lagunya Changcuter…. yang Racun dunia!!! huaa…. :)

    [Reply]

  33. depz Says:

    dahsyatt

    saya sampai hampir mati penasaran dengan obrolan 2 org (gila) diatas sehingga si pemilik blog ini sampai terkapar lunglai

    [Reply]

  34. KangBoed Says:

    Nyang mana Julie Racun Dunia.. sambil nyanyi.. keeekekekekk
    salam sayang

    [Reply]

  35. KangBoed Says:

    “Demi Masa sesungguhnya manusia itu merugi”

    Sebab tiadalah semua ini kecuali kembali kepada Fitrah Diri
    Mari bersama kita saling mensucikan diri menuju Illahi Robby
    Membersihkan diri melangkah menemukan diri sebenar diri
    Mulai menghampiri DIA tulus ikhlas karena CINTA
    Meraih keselarasan diri dalam Ketenangan Jiwa
    Menjadi Manusia seutuhnya meliputi lahir bathin
    Dahulu datang putih suci bersih
    Mudah mudahan kembali suci putih bersih

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

    [Reply]

  36. Codet Says:

    @kangboet: nice comment ;) seperti air.. recycling.. dari laut pulang ke laut.
    Salam kenal.

    [Reply]

  37. mtamrinh Says:

    Tulisannya keren, penuh makna. Tapi saya kurang mengerti kalo sekilas bacanya.. hehe

    Mampir balik ya, ada pideo adik ke-6 saya yang lagi belakar tengkurap….

    Salam

    [Reply]

  38. anny Says:

    Lagi sakit bisa membuat jantung orang berdegup kencang yah, apalagi kalo lagi sehat bisa bisa yg telp itu pingsan karena gak ku…ku…. hi..hi….hi…

    [Reply]

  39. Abula Says:

    meskipun sepenggal …
    tapi seru ….

    Salam Hangat Selalu dari AbulaMedia

    [Reply]

  40. abrus Says:

    bunyi.. tuiiit.. tuiiit.. mendadak …ganti suara orang: ‘cieaaaloeooo’
    Julie lagi sakit … suaranya mirip radio Belanda… hehehe

    hahaha … kok tahu radio Belanda ya? emang lahir zaman VOC … :)

    [Reply]

  41. Film anyar Says:

    Mangtaff. Lanjutkan

    [Reply]

  42. KangBoed Says:

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

    [Reply]

  43. KangBoed Says:

    hallllooooooooooooooo kemana yaaaaaaaaaak kok enda kelihatan

    [Reply]

  44. ajir Says:

    mantaph..
    i love it! (ntah apa!? sok ngerti kau jir!)

    [Reply]

  45. bri Says:

    Keyakinan adalah senjata terampuh untuk menghadapi berbagai permasalahan yang melintang sepanjang jalan arah tujuan…brisukaini briSUKA

    __nambah satu lagii iaa..untuk melepas RINDOEKOE^^__

    [Reply]

  46. yosbeda Says:

    blognya themenya gelap bgt…
    jadi ngatuk bacanya.. hehehe.. :-D
    salam kenal dr yos..

    [Reply]

  47. Indo Lucky 7 Says:

    Taruhan Bola Online…

    …situs yang membahas tentang taruhan bola online……

Leave a Reply