Diet Cinta

caloric-diet

foto dicuri dari sini

Pasangan yang baru saja saling jatuh cinta biasanya hidupnya berbunga-bunga terus. Pagi-pagi disapa dengan sms “selamat pagi sayang” atau telfon dengan suara merdu penuh cinta. Belum lagi sapaan di social media. Mengawali hari dengan sapaan cinta macam begitu pasti sampai malam pun rasanya waktu berjalan begitu indah.

Setelah melewati beberapa waktu pacaran, mulai deh keliatan sifat-sifat negatif yang dimiliki sesama pasangan. Ada yang suka telat kalo janjian, ngebatalin janji, bikin pasangan ilfil dengan sikap dan tingkah lakunya di depan orang lain. Macam-macam. Ada pula yang baik-baik saja, hubungannya mulus direstui di segala macam lingkungan, tapi koq ya bikin bosan.

Kebosanan kadang menyerang salah satu dari pasangan atau kedua-duanya. Kebanyakan yang menyatakan perasaan bosan itu adalah kaum lelaki walaupun sebenarnya perempuan juga banyak yang bosan dengan pasangannya namun mereka lebih pintar menutupi kenyataan. Kalau masih dalam tahap pacaran sih oke, bosan dengan si anu bisa langsung putus trus ganti sama ani (ini ani ya bukan anny :D). Tapi gimana kalau udah menikah? Masa bosan trus langsung pisah? Gak mungkin jugalah

Nah makanya cocok juga kalo ada pertanyaan macam gini:

satya-okie-riexel

Karena udah banyak banget kasus perselingkuhan dan lain-lain yang bersumber dari masalah bosan ini.

Trus solusinya apa?

Untuk menghindari kebosanan pada pasangan lakukanlah DIET CINTA.

Seumpama menjaga berat badan ideal dan menjaga kesehatan, kita pasti butuh diet untuk mengatur asupan karbohidrat, lemak , protein dan lainnya. Kalau hanya menuruti nafsu makan, ada kemungkinan akan terjadi kelebihan gula, lemak dan lainnya yang bisa mempengaruhi bentuk tubuh dan bahkan kesehatan. Overweight dan obesitas bukan sesuatu yang baik dari segi penampilan maupun kesehatan.

Demikian juga dengan cinta, kalau di awal hubungan terlalu banyak karbohidrat dan lemak cinta yang dicurahkan, maka akan terjadi penumpukan sel-sel lemak cinta di bawah kulit yang akan menyumbat peredaran darah cinta, suatu hari akan terjadi  kejenuhan yang melanda pasangan tersebut. Dengan Diet Cinta, asupan cinta yang ditumpahkan pada pasangan akan lebih teratur.

Yuk Diet Cinta agar keseimbangan berat cinta selalu terjaga bersama kekasih tercinta ^^.


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
Share and Enjoy:
  • Facebook
  • Google
  • LinkedIn
  • Tumblr
  • TwitThis



8 Comments »

  1. anny Said,

    February 17, 2012 @ 12:18

    Cinta pun perlu diet ya sist agar tak jenuh, dan lemak2 cinta itu memang tak patut ada hehehe….mantap, kudoakan menang sist :D

    [Reply]

  2. anny Said,

    February 17, 2012 @ 12:19

    baru ‘ngeh kalo namaku disebut2 *halah*

    [Reply]

  3. mang jazi Said,

    February 17, 2012 @ 19:10

    Wah ini sedikit nyindir diriku, nah itu ngomong soal kelebihan berat badan segala…., tapi okelah ini postingan keren banget, saking kerenya postingan ini gue adekmu yang ganteng ini jadi males ikutan lomba, karena pemenangnya dah pasti yang ini….selamat ya…:)

    [Reply]

  4. Lidya Said,

    February 17, 2012 @ 22:42

    biar sehat ya cinta juga pelru diet :)

    [Reply]

  5. niee Said,

    February 18, 2012 @ 00:46

    maksudnya juga dengan jarang bertemu kalau yang pacaran mbak? :P

    [Reply]

  6. latree Said,

    February 20, 2012 @ 09:47

    analoginya keren euy
    kl yang udah pasangan lawas begini gimana ya? kayanya terlanjur diabetes karena di masa muda tidak menjaga asupan gula nih :))

    [Reply]

  7. Rizal Said,

    February 21, 2012 @ 04:33

    Semua diseimbangkan ya Kak… :)

    [Reply]

  8. dissertation Said,

    April 6, 2012 @ 14:16

    A really cordial idea just about this. Study and don’t forget - if you have to work and study at the same time, there are old pros who are ready to advice you with your essays when you under time encumbrance. I’d recomend in this case the most impeccable amongs dissertation writing service where you can get custom content.

    [Reply]

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Comment