Archive for the ‘reportase’ Category

Pindahan Bareng Raja

Friday, January 20th, 2012

Sore ini sehabis cek store di Pondok Indah aku dan teman kantorku bu Dewi memutuskan untuk ngopi di Citos, soalnya udah lama juga ternyata kami gak ngobrol (baca: gosip) di sana sambil ngopi-ngopi. Kalo gak salah sih terakhir hampir dua tahun yang lalu pas masih rajin ikutan Kid Sunday hari Minggu di sana. To be honest sih aku belom pernah ke Citos hari Jum’at karena selain hari Minggu itu biasanya ke sana kalo pas ada bazaar baju-baju cantik kalo gak salah hari Rabu.

Jadi kebayanglah gimana ramenya Citos pas Jum’at karena pasti banyak tongkronganwan dan tongkronganwati yang bersiap menghadapi wiken di sana.
Sampe di Citos itu sekitar jam 2 siang, aku dan bu Dewi langsung menuju sebuah kede kopi di lantai bawah yang sering kami kunjungi, kalo udah nongkrong gitu gak bakalan jaoh-jaoh dari ngomongin kerjaan di kantor, customer, model baju, kosmetik danperawatan tubuh. Biasanya kalo udah teng mulai ngobrol udah susah aja itu habisnya. Tapi tetiba ada sebuah panggilan di hapenya si Bu Dewi dari customernya ngajak meeting di Matraman, mula-mula aku diajakin sih tapi entah kenapa aku sedang ingin bernostalgia jalan-jalan di Citos ini.

Selepas cipika cipiki plus dadah-dadahan see you on Tuesday karna hari senen Sincia, aku pun menuju lantai 1 rencana mau ke outlet perawatan tubuh itu, nyari diskon (tetep). Etapi koq di depan SCORE ada penampakan beberapa blogger ya? Kucek-kucek mata. Belom selesai kucek mata, aku diculik paksa oleh mereka untuk ikutan launchin sebuah produk katanya.

Wihh gak papalah ada makan-makannya kan? (dikeplakmassa). Melihat judul produk yang akan dilaunching itu, RAJA PINDAH. Oooh pernah liat, pernah liat. Itu ada di sebuah mobil box yang lewat-lewat di suatu jalan. Gak asing namanya buatku.

Ternyata, Raja Pindah ini adalah sebuah usaha lokal yang melayani kebutuhan pindahan (moving service) di bidang logistik yang beroperasi sejak bulan April 2011 (aku dimana ya pas itu?). Raja Pindah ini pas banget lho buat orang-orang yang (sok) sibuk macam aku ini. Karena hari kerja dari Senin sampe jum’at itu menguras energi pasti kan kalo mau pindahan suatu hari nanti bila rumah itu aku beli, pasti cape banget kalo pindahan sendiri. Kalo Raja Pindah ini selain dia bantuin packing, trus ngangkut ke mobil, mbongkar lagi dan nuruin juga bisa sekalian menata kembali barang-barang yang udah diangkut tadi. Duuuh baek banget deh kakak :D.

Selain armada yang dilengkapi dengan GPS sistem, Raja Pindah memberikan garansi atas kerusakan dan kehilangan barang-barang yang diangkut serta fasilitas storage. Simpel, aman dan harganya terjangkau.

Trus, Raja Pindah juga gak Cuma melayani pindahan rumah koq, tapi juga bisa buat pindahan kantor, pindahan pas pameran, pindahan brankas, fileproof dan mobile file, trus barang-barang gede macam piano, genset, server, jasa penyimpanan barang (storage).

jasa_pindahan_raja_pindah_1

Everything about Cars

Friday, October 7th, 2011

Entah sejak kapan aku mulai tergila-gila dengan yang namanya mobil-mobilan. Tapi bukan mobil biasa, melainkan mobil yang ada matanya. Karakter Cars ini tiba-tiba jadi sangat menarik sejak aku punya anak laki-laki.
Mula-mulanya sih cuma beli satu buah pas jalan-jalan di plaza semanggi dan ketemu toko mainan anak, trus beli satu karakter Cars yang namanya Materasi (gak punya fotonya). Lalu tiba-tiba aku entah karena sering ditag oleh toko online di facebook, ketemu satu toko online khusus menjual mobil-mobilan diecast Cars dengan harga yang sangat bersahabat :D namanya Max Cars.

Mulanya cuma beli satu, testing. Karena banyaknya toko online yang fiktif dan aku juga belum pernah belanja online selain beli buku dan handuk :D. Ternyata oh ternyata si brother Jefry sang pemilik toko online ini cepat banget pelayanannya plus sudah punya jadwal kirim barang sendiri.
Di tokonya Max ini kita bisa menemukan karakter yang VHTF lho (very Hard To Find) yang memang bener-bener susah ditemukan di toko biasa, plus harganya juga jauh lebih murah daripada toko biasa.

316974_149180705171661_100002391968390_251390_1713806715_n

One of my favorite, Rusty. Picture from Max Cars

313422_2404761833901_1096776832_32820706_416542023_n
some of my collection, LEGO Duplo Mac Truck, Jay Limo, Rusty, Andrea, Fillmore, Dexter Hoover, Mater and Leroy.
NUK Junior Cup Disney Cars, Twinklers Cars

Bagi pecinta diecast pasti suka deh kalo sore-sore gitu buka-buka katalognya si Max ini, tapi awas ketagihan :D.

Profesi Baru: Tukang Tipu

Friday, September 23rd, 2011

Semingguan ini aku disibukkan dengan banyak pesan melalui fb, sms, bbm maupun email, tentang salah seorang adik kelas saat aku kuliah dulu.
Sebenarnya aku dan si G ini termasuk sangat dekat dulunya, tapi kedekatan kami hanya sebatas teman.

Mula-mulanya sih berawal dari sebuah ceting di grup alumni di fesbuk, nama grup itu Opoenk (baca: opung) Farmasi. Opung itu dalam bahasa Batak artinya kakek atau nenek. Kami menyebut diri opung karena mulanya grup tersebut dimaksudkan untuk para senior alumni dari farmasi. Pagi itu hari Selasa, menu ceting di grup opung penuh, ada seorang adik kelasku yang memanggil-manggil teman-teman lainnya dan menanyakan apakah ada yang pernah disms maupun ditelfon oleh si G. Aku pun penasaran pengen tau kenapa dia begitu ngotot nanya-nanya dan mulanya aku merasa terganggu dengan lalu lintas chat box ini.

Dan akhirnya informasi yang kudapat cukup mengagetkan, ternyata si G ini belakangan meminjam uang ke banyak alumni farmasi dengan banyak alasan. Lalu sang teman ini memposting sebuah peringatan di wall grup. Dan aku mencopasnya di wall fb-ku sendiri dengan maksud agar lebih banyak orang yang membaca.

Belum ada sepuluh menit, dua orang adik kelasku melapor. Yang satu katanya sudah dipinjami uang 600 ribu sejak 5 bulan yang lalu dan belum dikembalikan, saat disms dan telfon, sudah tidak aktif nomornya. Lalu ia mencoba menghubungi melalui fesbuk dan ternyata ia sudah diblock oleh G, terbukti aku sendiri masih berteman dengan G di fesbuk. Lalu yang satunya mengaku uangnya dipinjam 800 ribu juga sejak 5 bulan yang lalu, dan G janji menggantinya hanya dalam waktu 2 minggu saja, namun sampai hari ini tidak ada realisasi.

Lalu tiba-tiba di grup ditemukan lagi info bahwa ia pun bahkan sudah pernah menipu temannya sendiri dengan meminjam uang sebesar 5 juta dan itulah awal mula aksi penipuannya.

Modus operandi aksi penipuan yang dilakukan G adalah:
1. Menceritakan musibah bahwa ia tertipu temannya saat menanamkan modal usaha beberapa puluh juta rupiah, lalu temannya itu melarikan
uangnya dan menyewa mobil atas nama dirinya dan membawa kabur mobil itu sehingga ia dikejar-kejar aparat keamanan.
Faktanya:
Dia menyewa mobil dan melarikan mobil itu sendiri dan saat ini sedang buron karena pemilik mobil sudah melaporkan ke polisi.

2. Mengaku memperistri seorang bali berkasta Brahmana dan karena dia belakangan sudah pindah keyakinan menjadi atheis maka pihak
keluarga perempuan itu tidak menerima mereka dan mengusir mereka dari daerah Ubud dan sekitar Bali agar mereka berdua tidak
mencoreng nama baik keluarga. Ia mengaku bertemu perempuan ini di Aceh saat menjadi relawan musibah tsunami.
Faktanya:
Perempuan yang ia sebut istrinya itu berlogat Jawa bisa dan berlogat Bali juga bisa dan tidak jelas diketahui berasal dari mana, mereka
bertemu di Manado dan memulai karir penipuannya di sana. Saat di Aceh, ia sama sekali tak bertemu perempuan ini dikuatkan oleh
seorang teman dekat yang bilang bahwa ia juga ikut relawan tsunami Aceh dan tak bertemu perempuan itu di sana.

3. Karena ia bangkrut akibat ditipu teman, dan istri yang dia larikan akan melahirkan bayi melalui operasi Caesar maka G butuh biaya dan
beberapa bulan terakhir ia mengaku anaknya sudah lahir namun tubuhnya kuning jadi ia juga butuh biaya berobat anak.
Faktanya:
Ia dan perempuan itu belum menikah dan belum terikat hubungan apapun selain pasangan kumpul kebo karena saat di Menado mereka
hidup dalam satu rumah berdua tanpa ikatan.
Saat mendengar bahwa ia menikah saja aku heran karena aku tau bahwa ia adalah tipe laki-laki anti komitmen apalagi kalau mau repot
punya anak rasanya mustahil.

4. Ia mengaku akan melanjutkan S2 di Jerman dan butuh biaya untuk pengurusan visa dan lain-lain. Dan dia mengaku ingin melanjutkan S2
sebab malu dengan istrinya yang sudah bertitel Magister.
Faktanya:
Jangankan kuliah S2, dulu saja saat kuliah S1 dia sangat malas, dan hampir terancam DO (drop out) dan mengingat IPK yang
dihasilkannya rasanya seperti tidak masuk akal kalau ia berniat melanjutkan kuliah. Aku sempat menasehatinya untuk mengambil kuliah
profesi apoteker namun ia merasa tak perlu.

Modus yang dijalankannya ini hampir kesemua orang sama. Dan beberapa hari yang lalu ternyata ia pun mencoba menerapkannya ke seorang kawan blogger karena dulunya ia sempat berinteraksi dengan teman-temanku di komunitas dblogger, untungnya aku sudah share di wall dan temanku ini tak terlalu percaya.

Semalam didata orang-orang yang berhasil ditipunya ada lebih dari 12 orang hampir semuanya adalah teman alumni farmasi dan apoteker dan ia juga merambah ke jurusan lainnya bahkan mau mencoba-coba ke teman-teman blogger.
Aku tau ia membuat blog lagi dua hari yang lalu di blogdetik, dan membanggakan keatheisannya bahkan dengan pongahnya menuliskan nilai perempuan yang sangat rendah di matanya dulu. Bila membaca postingannya, aku tertawa karena seperti kebalikan dari yang ia tulis. Poor guy.
Aku hanya berharap ia sadar dan tak melanjutkan aksi kriminalitasnya bersama perempuan yang ia akui sebagai istrinya itu yang menurut kami semua justru otak dari segala penipuan dan tindakan bejat yang ia lakukan. Masih banyak teman yang mau menerimanya bila ia mau bertobat dan kembali ke jalan yang benar. Kalau kau sudah kembali ke jalan yang benar Gan, ambil tuh kuliah profesi apoteker gak usahlah kow ganti profesi jadi Tukang Tipu, karena udah banyak kali sekarang.

Ibu adalah Sosok Hebat dalam Keluarga

Wednesday, August 24th, 2011

Selain bekerja, aku punya kegiatan yang memang menjadi hobiku yaitu menulis, dan jualan. Alhamdulillah sudah dua buku yang aku terbitkan meski masih self-publishing. Tapi akhirnya jadi ketagihan menulis apalagi teman-teman malah menunggu karya-karyaku selanjutnya. Mulanya sih menulis ini Cuma menyalurkan kata-kata yang sering berseliweran di kepalaku, tapi koq lama-lama asik juga apalagi bisa nambah-nambah uang jajan. Tapi harus bisa membagi waktu dengan saat kerja, saat menemani anakku belajar dan bermain, saat membereskan dan memasak di rumah juga tentunya jangan sampai mengurangi waktu istirahatku karena sebagai orang tua tunggal aku harus benar-benar menjaga stamina.

Entah kenapa, dua minggu yang lalu, kakak iparku yang baru pindah ke jakarta bersama abangku dan anak-anaknya memanggilku ke rumahnya. Katanya dia bawa barang dagangan dari Hongkong, jadilah aku ditugaskannya untuk berjualan online. Dulu sih aku punya toko online beneran, beli domain, bikin websitenya, dll bertiga dengan temanku Iqbal dan MT. Tapi karena kesibukan kami bertiga jadi gak ada yang fokus. Padahal isinya produk-produk bagus.

Akhirnya aku iseng buka toko online sendiri di fb, itu juga akhirnya gak fokus karena setiap ada yang kirim message lama baru kubuka. Dan akhirnya aku memutuskan untuk jualan pake HP saja, biar cepat dan praktis lagi, sebagian kuupload di wall fb dan lalu mereka memesan melalui sms. Gak berasa pulsaku habis juga apalagi kalo yang minta dijelasin pake telfon. Waah lumayan itu pulsanya.

Trus ada temenku namanya Ani, dia minta divote untuk Srikandi Keluarga yang dari Indosat, gara-gara ngevote dan ngebaca itu aku jadi tau kalo Indosat itu punya Paket Hebat Keluarga. Hanya dgn Rp 500 bisa dapetin nelpon bebas sepuasnya ke 4 nomor Indosat mulai jam 00.00 – 17.00 plus setelah mengaktifkan paket ini masa aktif kartu jg bertambah, artinya kartu aktif terus. Kemana ajaaa gw selama ini pake indosat tapi baru tau sekarang??? :p

Tapi aku ragu juga jangan-jangan ini Cuma buat kartu baru, kan ada tuh operator yang menerapkan program hanya untuk kartu GSM baru jadi kalo kita pelanggan lama kudu upgrade males banget kan. Eh ternyata ndaftar Paket Hebat Keluarga ini gampil (baca: gampang) tinggal ketik HEBAT trus kirim ke 888 dan ini bisa buat kartu lama dan kartu baru. Kartuku ini dah cukup lama kupegang. Kebetulan aku pegang tiga nomor GSM dan semuanya nomor-nomor lama (males gonta-ganti).

Selain bisa nelfon sepuasnya ke 4 nomor yang didaftarkan pas jam 00-17.00 itu, kita juga bisa chatting dengan basis sms text nah ini nih yang paling pas buat dagang kalo gak pake BB. Aku langsung daftar aja deh jadinya, yang utama sih buat nomor yang di rumah yang dipegang anakku, trus nomor kakak iparku biar lancar info-info transaksinya dan dua nomor lagi ya dengan pelanggan tetap :D. Untuk lebih detail tentang Paket ini bisa dilihat di sini.

1fbsrikandi

Oya tentang Srikandi Keluarga itu, adalah sebuah kontes untuk Ibu Hebat Srikandi Keluarga, yang dapat diikuti oleh ibu rumah tangga yang merupakan orang penting dalam sebuah rumah tangga. Para ibu dapat membagikan pengalamannya sebagai ibu rumah tangga berupa cerita, tips bagaimana mengelola rumah tangga ataupun info-info ringan seputar keluarga. Dan kontes ini dapat dishare melalui FB maupun twitter untuk mendapatkan polling dari teman maupun keluarga. Ikutan yuk yang ibu-ibu muda atau yang pengen jadi calon ibu, atau yang udah rame anggotanya pasti deh punya banyak cerita dan tips yang bisa disharing di sini. Kalau mau lihat infonya bisa klik di link ini.

Makin banyak pengetahuan dengan bertukar info plus bisa menghemat pengeluaran untuk komunikasi dengan indosat. Indosat emang keren deh. Gak rugi aku jadi pelanggannya ^_^.

menjadi ibu tak semudah bayanganku dulu

Thursday, August 18th, 2011

Sejak Enrico berulang tahun yang keempat pada bulan Januari kemarin, aku sudah menetapkan untuk memasukkan dia ke sekolah TK. Karena usianya saat tahun ajaran baru adalah 4,5 tahun. Jadi pas masuk SD usianya nanti 6,5 tahun, berharap bisa diterima karena denger-denger sih harus 7 tahun minimal.

Sebagai single parent dan satu-satunya sumber pencari nafkah, alhamdulillah aku masih aktif bekerja. Dan tentunya punya seorang asisten yang menjaga anakku di rumah. Namun aku tak mau seratus persen membiarkan anakku dalam perawatan sang mbak ini karena efeknya nanti aku jadi tak saling mengenal dengan anakku, maka kuputuskan untuk memilih sekolah yang dekat dari tempat tinggalku. Dan aku pun pindah rumah kontrakan.

Mulanya aku berniat memasukkan Rico ke TK yang ada di daerah Pasar Puri, tapi untuk kesana harus naik angkot, dan jelas agak repot bila pagi-pagi aku mengantarnya dulu dan yang aku pikirkan adalah saat menjemputnya. Kalau mengantar sekolah pasti aku bisa sebelum berangkat kerja, tapi untuk menjemput otomatis harus oleh pengasuhnya. Jadi untuk usia TK ada baiknya bersekolah tak terlalu jauh dari tempat tinggal, lebih mudah dipantau.

Maka sejak awal bulan juli kemarin, aku mulai kelimpungan. Biasanya bangun agak siang karena masuk kantor jam 8.30 wib, kali ini jam 5 subuh aku sudah bangun, mandi, masak makanan buat sarapan anakku dan bekal sekolahnya, lalu jam 6.30 membangunkan Enrico untuk mandi dan bersiap-siap, karena dia masuk sekolah jam 7 pagi. Jarak sekolahnya dari rumahku Cuma 200 meter saja. Tapi kadang aku terlambat bangun juga karena capek dan berakibat anakku pun terlambat ke sekolah. Sesekali malah dia suka bandel dan malas-malasan mengerjakan PR, di saat aku sedang capek pulang kerja, dan dia membuat ulah rasanya pingin nangis tapi harus kelihatan kuat dan tegas di depan anak. Jadi inget jaman kecil dulu aku pun sering bandel pada ibuku. Ternyata jadi ibu itu gak mudah ya? ^^

Karena tak biasa dengan kegiatan yang sangat pagi, maka anakku pun sepertinya agak kaget dengan rutinitas baru, dan karena kecapean dia pun sakit pada suatu hari. Sang pengasuh, mengirimkan sms saat aku tengah ada di sebuah meeting. Smsnya itu mengagetkanku, padahal biasanya kalau Cuma naik sedikit suhu badannya, si mbak tak pernah mengabariku. Kalau sudah sampai mengirim sms berarti anakku sakit parah. Saat selesai meeting aku menghubungi ke HP-nya dan Cuma sebentar bicara sudah habis pulsa karena beda operator.

Kalau sudah begitu otomatis kerja sudah tak fokus lagi, padahal saat itu aku ada janji bertemu beberapa teman blogger ingin membincangkan acara buka puasa bersama di panti asuhan dan sekalian menawarkan beberapa produk daganganku. Maka kubatalkan semua acara lepas kerja dan permisi pulang duluan pada atasanku.

Sampai di rumah, suhu badan anakku tinggi sekali, kalau sudah seperti itu aku tak ingin mengambil resiko, meski aku seorang apoteker tapi rasanya lebih bijaksana untuk memeriksakan dirinya ke dokter agar diagnosa tentang penyakitnya lebih pasti dan akurat. Setelah selesai berobat, dan memberikan obat ke anakku, hatiku lebih tenang, meski sampai di rumah pemandangan kamar dan ruang tamu yang berantakan tetap menjadi kebiasaan, karena anakku masih kecil dan senang bermain apapun yang ada di rumah.

Rasanya seperti menjadi ibu baru saat dia masih bayi dulu, keteteran dan kelabakan sendiri. Aku jadi berpikir untuk mengganti kartu di Hp ekstra yang kutinggalkan di rumah untuk bisa terus memantau anakku dengan biaya yang lebih murah. Kalau komunikasi lancar, hati lebih tenang dan pekerjaan pun bisa diselesaikan dengan baik sementara anakku tetap dapat dipantau keadaannya di rumah dan di sekolah.

Pekan Raya Jakarta, Ada Apa Ya?

Monday, June 20th, 2011

Seminggu belakangan, orang-orang di sekelilingku sering memperbincangkan tentang Pekan Raya Jakarta atau sering disebut Jakarta Fair.
Event ini setiap tahunnya digelar untuk menyambut ulang tahun Kota Jakarta, dan tahun ini adalah yang ke-484. Tahun ini akan digelar dari tanggal 9 Juni - 10 Juli 2011.
Tapi sejak menginjakkan kaki di Jakarta tahun 2004 dulu, belum sekalipun aku mengunjungi PRJ.

Pertama, karena tempatnya jauuuuh banget. Yah, PRJ itu pasti di daerah Kemayoran, Jakarta Pusat. Dulu aku tinggal di daerah Mampang, Jakarta Selatan. Sebenarnya mungkin gak terlalu jauh tapi tempatnya itu bukan di pinggiran jalan daerah Kemayoran namun harus masuk jauh ke dalam lokasi.

Kedua, aku gak suka keramaian. Sebagai tukang jualan yang sering ikutan pameran, aku udah bisa ngebayangin bagaimana crowdednya suasana di PRJ itu, dan belum lama ini aku sendiri pun malah menerima proposal untuk ikut serta sebagai peserta pameran, namun karena harga stand yang tak masuk akal yang diberikan oleh pihak penyelenggara maka aku memutuskan tak ikut serta. Mungkin harga stand itu menyebabkan harga barang-barang yang dijual di pameran jadi mahal banget ya.

Ketiga, aku bisa melihat dan membaca suasana PRJ ini hanya dari postingan teman-temanku. Saat ini sangat banyak informasi tentang PRJ, baik di televisi, koran, apalagi di blog. Tinggal buka internet dan cari info tentang PRJ. Yang kutau sih pastinya ada tukang jualan macem-macem, kemudian ada pentas musik. Gak tanggung-tanggung di PRJ ini pasti artis dan penyanyinya banyak banget. Nah itu salah satu yang aku ga suka juga. Konser musik menyebabkan traffic manusia semakin besar.

Tapi ternyata, dengan semua yang tak kusukai itu, harga tiket ke PRJ itu murah banget lho, cuma 15.000 rupiah. Dengan harga segitu kita udah puas kali muter-muter di area pameran terluas, terbesar dan terlengkap di Jakarta asal kuat aja jalannya atau bawa cadangan kaki dari rumah.

Anyway, selamat ulang tahun kota Jakarta, meski sering macet, polusi udara, manusia yang punya sedikit toleransi, super nyebelin, tapi aku merindukanmu setiap aku meninggalkanmu.

Oya, dalam menyambut ulang tahun kota Jakarta ini, kang Mataharitimoer menerbitkan buku Bang Namun dan Mpok Geboy lho. Buku ini adalah potret kehidupan masyarakat Betawi yang merupakan penduduk asli Jakarta. Siapa yang mau beli? Pesan ke beliau saja.

Janda yang bertemu Jejaka

Monday, May 23rd, 2011

Adalah Achoey, seorang blogger yang mula-mula aku kenal saat ia masih memiliki blog di wordpress. Sosoknya bersahaja, seperti tulisan-tulisannya yang indah yang sering kubaca. Achoey yang sering kupanggil Aa memiliki warung Mie ayam yang dinamainya Mie Janda. Nama yang cukup unik ini pernah kucari tau artinya.

Sejak awal aku ngeblog di blogdetik, sering sekali bertemu dengan sahabat-sahabat maya seperti eyang anjari, anny, ella, hilman, iman, husin, fanabis dan beberapa kawan lainnya. Seiring waktu aku pun makin sering bertemu kawan-kawan blogger lainnya. Keinginan untuk saling bertemu dengan Achoey pun sama, sejak sekitar 1,5 tahun yang lalu kami sering sekali menjadwalkan waktu untuk bertemu.

Mula-mulanya saat ada pelatihan blog di SMKN Cibinong. Karena kedai mie janda yang pertama itu ada di Cibinong, aku dan achoey sempat janjian bertemu untuk bersilaturahmi dan akhirnya gagal. Kemudian ada beberapa undangan kopdar dari komunitas blogor yang di dalamnya tergabung pula beliau. Namun itu pun gagal.

Achoey baru saja menerbitkan buku pertamanya Sahaja Cinta dan aku baru saja menerbitkan buku keduaku Pada Suatu Ketika. Kami ingin saling bertukar buku. Kemarin, keinginan kami itupun akhirnya terwujud. Dimulakan dari pesan achoey di wall fbku yang meminta alamat untuk bertukar buku. Aku membalas melalui inbox bagaimana bila aku dan beberapa teman sekalian singgah di warung Mie Jandanya yang ada di Bogor. Ternyata achoey langsung menyambut baik dan bersedia menyediakan 30 kursi (karena warungnya mungil :D).

Aku pun mengajak beberapa teman dblogger dan dari komunitas lainnya. Yang mulanya hanya ingin sekedar bersilaturahmi dan bertemu seorang sahabat yang begitu bersahaja, akhirnya kopdar kemarin itu sungguh berkesan buatku. Mulai dari nyasar bersama Arie dan Resti, mendadak diwawancara oleh stasiun TV Megaswara plus diliput pula, dan ternyata yang datang semuanya orang-orang hebat, sahabat-sahabat yang menginspirasi. Ada mas isro yang bercerita tentang sepeda onthelnya sang batavus kelahiran tahun 1958 dan keinginan beliau menerbitkan e-book dalam bentuk buku cetak, ada pula reza dengan pinjambuku.org nya yang baru saja launching sudah punya 2000 an member, lalu Febri dari dengerinradio.com, mandortempe rajanya shuttlecock yang jauh-jauh nyasar dari bekasi :D, mas udin yang jauh-jauh datang bersama istri tercinta, kang MT dengan program kambing sekolahnya, fajar dengan beasiswa untuk kuliah gratis, dan achoey sendiri yang bercerita tentang bagaimana mampu menerbitkan buku dan memperkenalkan komunitas CintaCita Menulis yang ia bangung bersama Mataharitimoer.

Selain bincang yang bermanfaat itu ada pula doorprize seru bin rusuh dari Mie Janda, dengerin radio dan Achoey. Dan di sana itu menunya unik-unik, ada Janda Kaya, Janda Tajir, Janda Komplit, Janda Kembang dan Janda Montok (kalo ini keknya gak ada deh :p) plus minumannya Es Duda, Es Jejaka atau Es teh manis biasa pun ada :D.

Pokoknya, kopdar kemarin itu sarat makna. Tak percuma jauh-jauh aku, arie, resti dan nindy datang plus nyasar berulang-ulang :D.
Terima kasih ya Aa, terima kasih fikrie, fitri, anny, sekar, andivan dina, putri jasmine, Haeni, febri, reza, resti, arie, nindy, mas udinkoxx dan istri, mas isro dan istri, kang Adi WKF dan istri, mandortempe, melly, kang MT, erfano, mas fajar.

244322_173414266049813_100001437231887_420918_6087453_o
versi komplit

240920_173412716049968_100001437231887_420884_4659555_o
fitri yang dapet doorprize kaos mie janda yang unyu :D

Liputan lainnya bisa pula dilihat di sini.

Menerbitkan Buku Sendiri

Tuesday, May 3rd, 2011

Tak sedikit blogger yang memulai kebiasaan ngeblognya dari kesukaan mereka akan menulis. Sebut saja Raditya Dika yang saat ini telah menerbitkan entah berapa buku (beneran gak tau karena gak pernah baca), belum lagi acara televisi yang menampilkan beliau sebagai bintang tamu. Lalu ada Ondry Widyatmoko yang populer dengan Green Kancutnya, ada pula Mataharitimoer yang saat ini telah menerbitkan dua buku.

Pastinya banyak blogger lainnya yang ingin tulisannya diabadikan dalam sebentuk buku, namun sangat sulit menemukan penerbit yang mau meminang naskah dan menerbitkan hasil karya mereka. Dahulu, kesempatan untuk menerbitkan buku sangat sulit didapat mengingat penerbit tak banyak dan juga sangat selektif memilih naskah.

Namun sekarang, siapapun bisa menerbitkan bukunya sendiri (self publishing). Yessi Greena, seorang penulis yang telah menerbitkan 3 buku dari beberapa penerbit dan juga memperkenalkan aku akan self publishing ini. Nulis Buku adalah pencetus idenya. Dengan prosedur yang simpel, mereka mewujudkan keinginan para penulis muda yang ingin sekedar memperkenalkan tulisan mereka ke dunia, dan tak sedikit tulisan yang patut diacungi jempol.

Tanpa modal sepeser pun blogger maupun penulis yang pernah menerbitkan buku sebelumnya dapat mempublish karya mereka melalui nulisbuku. Aku salah satunya, meski memang belum pernah mencoba mengirim naskah ke penerbit manapun, aku sangat tertarik untuk menerbitkan buku di sana. Dan akhirnya setelah aku menerbitkan buku pertama Gerhana Coklat yang murni self publishing, dengan sedikit belajar mendesign cover, buku keduaku pun terbit melalui nulisbuku.

219813_1965419170609_1096776832_32324262_7534709_o

Pada Suatu Ketika novel by Julie

Yang penting diperhatikan pada penerbitan dengan metode ini adalah bagaimana memasarkan buku, karena hanya dapat dibeli dengan sistem online, otomatis buku kita tak ada di rak buku toko buku terkenal semacam Gramedia, namun hanya kepopuleran nama nulisbuku dan kegigihan kita untuk memasarkannya yang mampu mendatangkan banyak pembeli.

Namun, sisi positfnya adalah kita tau siapa saja yang telah membeli dan membacanya. Dan tau persis berapa jumlah pembeli dari account yang kita miliki di sana. Tanpa terasa pundi-pundi pun terisi dengan hasil keringat kita yang terkesan ecek-ecek saja namun cukup menambah uang jajan.

Ayo terbitkan bukumu sekarang.

Antara Aisyah dan Briptu Norman

Tuesday, April 19th, 2011

Setelah beberapa waktu lamanya tenggelam dalam game online dan tak sempat blogwalking bahkan posting di blog gerhanacoklat dan tak sempat pula menonton berita, aku dikejutkan berita tentang seorang penegak hukum bernama Briptu Norman yang berkat jogednya telah membuat setiap infotainment memberitakannya dimanapun dan kapanpun bahkan ada pula acara penyambutan dll yang terkesan berlebihan. Bahkan pebisnis yang cepat melihat peluang pun tak mau kalah dengan membuat ringtone lagu Chaiya yang dipopulerkan oleh sang Briptu menjadi hit pula. Entah apa keistimewaannya.

Sementara tadi pagi saat aku baru menyempatkan diri untuk blogwalking, aku menemukan sebuah postingan yang membuat hati trenyuh.

Seorang blogger yang baru sekali main ke blogku mama Kinan memberikan sebuah link yang membuatku penasaran berikut komentnya di blogku

Mama Kinan permalink

Mbak julie aku mau beli bukunya dan juga mugnya..carane piye eh gimana..bisa tak kirimnya ke daerah Bintan,Keppri secara tempat tinggalku disini sekarang..atau aku add dulu mbak julie di FB biar di inbox nanti cara pesannya :)

Btw Mohon bantuan Do’anya yah mbak, dan juga untuk kawan kawan semua,untuk nanda Aisyah semoga diberi kesembuhan untuk lebih detailnya cek di postinganku

 http://artyakinanthi.wordpress.com/2011/…

dan ketika dibuka, postingan itu adalah tentang Aisyah seorang anak perempuan berumur 2 tahun yang harus menderita RETINOBLASTOMA. Hingga saat ini orang tuanya telah meminta bantuan dari teman-teman dan keluarganya untuk kesembuhan dari gadis kecil ini.

update-nanda-aisyah-14-april-2011
foto aisyah terakhir (taken from mama Kinan)

Mula-mulanya aku memberi komen dengan usul untuk meminta bantuan dari gerakan-gerakan berbagi yang sering kita lihat di berbagai acara di televisi swasta, namun tiba-tiba sang kawan mengirimiku email dan menanyakan bagaimana caranya. Aku melihat ia begitu serius untuk membantu Aisyah. Aku pun merasa malu, karena hanya memberi komentar tanpa solusi. Kutawarkan untuk menghubungi seorang kawanlainnya yang mungkin saja bisa membantu.

TIba-tiba saja aku berpikir, seandainya berita tentang Aisyah ini pun disebarluaskan seperti Briptu Norman yang hanya dengan berlypsinc saja bisa meraih attract dari seluruh rakyat indonesia, mungkin Aisyah pun akan bernasib sama.

Lalu dengan postingan ini juga berharap ada yang bisa memberikan usulan dengan takhanya sekedar pengobatan sekali-sekali yang diterima Aisyah namun pengobatan tuntas untuk mengakhiri penderitaannya.
Semoga ada suatu jalan pada akhirnya.

Soerabaia

Friday, April 15th, 2011

Apa yang kita pikirkan saat pertama mendengar nama dari kota Surabaya?
Kalau aku sih, langsung terpikir Omku yang tinggal di sana :D.

Kemarin pagi aku berangkat memulai perjalananku ke Surabaya. Ini perjalanan dinas lho. Maka aku pun berpenampilan selayaknya orang yang sedang bekerja (bener gak sih yun? :D).

Ke Surabaya ini adalah kali kedua aku datang kesana. Pertama kali sekitar bulan Juni tahun 2010, dan aku sempat bertemu dengan blogger kawakan yaitu Pakdhe Cholik, lalu kang yayat, inge yang sekarang sudah jadi penulis dan yuni adikku yang cantik.

Pastinya seru bertemu blogger lain yang tinggal di luar kota jakarta. Selain mendapat teman baru, pasti mendapat pengalaman dan ilmu baru.
Kemarin aku sempatkan diri untuk bertemu teman-teman dari dblogger suroboyo, Sepung dan Delilah. Menyusul pada sore harinya Yuni dan suami tercinta.

Perjalanan yang singkat karena malam harinya aku harus kembali ke Jakarta.
Surabaya buatku bukan rujak cingur, tugu buaya atau Boneknya.
Namun Surabaya adalah kehangatan persahabatan dan aura bisnis yang begitu terasa :D

Sampai ketemu lagi yaaa semuanya.
FOto-fotonya mana?

216903_10150164142598704_791743703_6517029_7458488_n</