walau telah larut
Saturday, January 2nd, 2010ia tak mampu memejam mata. membolak balik tubuh kurusnya di atas kasur merah bermotif bunga-bunga. malam itu sungguh cemerlang dengan taburan bintang. ia mengerah tenaga mengangkat berat tubuhnya. berjalan pelan-pelan meraih pegangan jendela. menyibak kedua tirai coklat tebal yang menghalangi daunnya.
ketika helaian itu membuka, langit terbentang di ujung pandangnya. berwarna abu-abu hitam keemasan oleh cerlangan bintang dan paruh bulan.
sudut bibirnya melengkung senyuman. memendam genangan rindu di hati terdalam.
menanti sinar keemasan yang selalu memberi tenang.
sambil merapikan tumpukan bricks LEGO
posting pertamaku di tahun dua ribu sepuluh