Posts Tagged ‘mataharitimoer’

Setahun dBlogger dibuka dengan buku anggota dBlogger

Wednesday, January 13th, 2010

dbloggerdangk-copy

Hai dblogger… Bulan ini, tepatnya 11 Januari 2010 merupakan ultah dblogger pertama. Pas tanggal itu pula seorang dblogger yang menjadikan blogdetik sebagai blog utamanya menerbitkan buku lagi, berjudul “Guru Kehidupan”.
Untuk memeriahkan ultah dan menyambut terbitnya buku teman kita, aku ngadain event santai nih.
Jreng …. Caranya :
1. Gabung ke facebook GK di SINI meskipun ini bukan syarat wajib. jadi tak bergabungpun tak masalah, tetep boleh ikutan :D
2. Tulis sebuah postingan di blog kamu, tentang apa yang ingin kamu lakukan sebagai blogger pada tahun 2010 dan apa saran kamu untuk dblogger (komunitas blogger blogdetik) untuk tahun 2010.
3. Tulis Link postingan kamu pada komentar postingan ini.
4. Oia, event ini tak hanya untuk dblogger, tapi buat siapapun yang punya blog.

HADIAHNYA?
5 orang peserta yang postingannya terpilih, mendapatkan sebuah Buku Guru Kehidupan karya Mataharitimoer

BATAS EVENT

Event ini dibuka sejak dipublish hingga 22 Januari 2010, pukul 11.55 malam.

PENGUMUMAN PEMENANG

Tak lama setelah saya baca semua postingan peserta.

Terima kasih semuanya… :D

jihad terlarang - mataharitimoer

Monday, December 7th, 2009

images

sudah beberapa kali buku yang sering disingkat JT oleh sang penulis, mataharitimoer ini mondar-mandir di tanganku. mengapa mondar mandir, karena tak kubaca, hanya singgah sebentar untuk didistribusikan pada blogger lainnya.

sejujurnya tak suka aku membaca segala hal yang berbau teroris, intelijen, politik apalagi yang berbau islam. namun rasa penasaran ingin tau seperti apa sih gaya penulisan dan cerita temanku ini? sayang rasanya bila tak membaca hasil karyanya padahal sering bertukar informasi dalam kehidupan nyata.

secara garis besar buku ini menceritakan kegiatan seorang aktivis pergerakan bawah tanah, dengan beberapa istilah yang tak kusukai, pada lembar-lembar pertama kang MT (begitu panggilannya) terlalu lamban menggelar alur cerita, aku hampir tak tahan untuk meletakkan buku JT dan menggantinya dengan buku Intelijen Bertawaf dari Pak prayitno ramelan yang kelihatan lebih seksi judulnya.

namun aku terbawa suasana pergerakan juga, apalagi beberapa bagian pernah kuketahui dari salah seorang mantan asistenku di sebuah apotek modern yang terbunuh jiwanya dalam pergerakan itu.

tak masuk akal membaca kenyataan yang dihidangkan, namun demikianlah realitanya.

sang tokoh, Royan, akhirnya kembali ke dunia nyata karena cintanya, karena sebuah cinta tak pernah terlarang.

PS: kupersembahkan sebagai salam perpisahan untuk semua sahabatku